2011, Penjualan Mobil Cuma Naik Tipis

VIVAnews

By Hadi Suprapto, Iwan KurniawanRabu, 26 Januari
Gudang mobil Honda

VIVAnews – Lembaga riset Frost & Sullivan memperkirakan total penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia hanya akan tumbuh 4,3 persen atau meningkat tipis menjadi 797.258 unit pada 2011.  Hal ini didukung oleh peluncuran beberapa model kendaraan baru, pertumbuhan segmen kendaraan komersial, dan situasi ekonomi yang stabil.

Asia Pacific Vice President, Automotive & Transportation Practice Frost & Sullivan Vivek Vaidya mengatakan bahwa populasi kaum muda Indonesia yang signifikan akan mendorong pertumbuhan penjualan kendaraan dalam jangka panjang.

Ia juga mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan kendaraan pada 2011 akan dibantu dengan model facelift dan model kendaraan baru yang direncanakan beberapa produsen. “Model facelift dan model kendaraan baru yang akan diluncurkan pada tahun 2011 termasuk Honda Jazz Hybrid, Honda Jazz facelift, Suzuki Kizashi, dan Suzuki Alto,” kata Vaidya pada acara 2011 Frost & Sullivan Indonesia Automotive Outlook Briefing di Jakarta, Selasa 25 Januari 2011.

Menurut Vaidya industri otomotif Indonesia juga berpotensi sangat besar untuk mencapai penjualan satu juta kendaraan pada 2014. Hal ini didorong oleh populasi penduduk yang sangat besar.

Permintaan untuk mobil penumpang kemungkinan besar akan  tumbuh sebesar 4,1 persen menjadi 563.933 unit pada tahun ini. Sedangkan kendaraan komersial akan meningkat 4,5 persen menjadi 233.325 unit. Mobil penumpang akan tetap menjadi penyumbang terbesar bagi total penjualan kendaraan Indonesia, yakni sekitar 70,7 persen.

Namun demikian, Vaidya memperingatkan bahwa penjualan kendaraan pada tahun ini dapat dipengaruhi oleh kenaikan pajak kendaraan bermotor progresif dan kenaikan bea balik nama yang diperkirakan sebesar 10-15 persen. Faktor lainnya adalah kebijakan pembatasan kendaraan dan inisiatif pemerintah mengembangkan angkutan massal.

Vaidya mengatakan, rencana pemerintah membatasi penggunaan BBM bersubsidi bagi kendaraan pribadi, yang rencananya akan mulai diterapkan pada akhir Maret 2011, juga akan menghambat pertumbuhan penjualan kendaraan di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa produsen kendaraan seharusnya mulai memperkenalkan mobil irit bahan bakar dan berukuran mungil (compact). Ini untuk pembeli baru yang sensitif terhadap ongkos bahan bakar. “Pembatasan BBM bersubsidi juga dapat mengakibatkan konsumen beralih pada mobil dengan mesin berkapasitas kecil,” ujarnya.

2010, Tahun yang luar biasa

Vaidya mencatat bahwa 2010 merupakan tahun yang luar biasa bagi industri otomotif nasional. Catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) total kenaikan penjualan kendaraan mencapai 58,1 persen, menjadi 764.710 unit.

Ia menambahkan bahwa prestasi penjualan kendaraan pada tahun itu berkat  situasi ekonomi yang stabil, program diskon besar-besaran, peluncuran model terbaru, serta pertumbuhan yang kuat di segmen kendaraan komersial.

Penjualan kendaraan komersial mengalami kebangkitan dengan pertumbuhan 80 persen yang didorong oleh penjualan truk pick-up.  “Hal ini mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia yang membaik terutama di sektor pertambangan dan komoditas,” kata Vaidya.

2 rekomendasi
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s