huh krisis

Produksi dan Kualitas Padi Turun

Kompas

Kompas – Sabtu, 5 Februari
Produksi dan Kualitas Padi Turun

GRESIK, KOMPAS.com — Banjir luapan Kali Lamong yang berlangsung lebih dari lima hari dan merendam areal persawahan dipastikan membuat kualitas dan jumlah produksi padi turun. Wilayah yang diterjang banjir, seperti Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, dan Cerme, merupakan sentra penghasil padi. Sedikitnya 1.657 hektar tanaman padi dilaporkan terendam dan 20 persen di antaranya puso atau mengalami gagal panen.

Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Gresik Asikin Hariyanto pada Jumat (4/2/2011) menuturkan, turunnya produksi padi juga disebabkan serangan hama wereng. “Dibandingkan dengan periode yang sama 2010 lalu, produksi padi turun 30 persen. Dahulu petani bisa panen 6 ton per hektar, kini hanya 4 hektar,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Gresik Agus Djoko Walujo menyebutkan, tanaman padi yang terendam air selama lima hari saja bisa membusuk dan puso.

“Pada APBD Kabupaten Gresik tahun 2011 sudah disiapkan anggaran pengganti bibit sekitar Rp 90 juta. Tahun lalu, dari 1.840 hektar padi yang terendam, sebanyak 358 hektar mengalami puso,” kata Agus.

Tidak ada rekomendasi

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s