final 2010 2011

Ferguson: Barca Pantas Dijadikan Kiblat

Liputan 6Liputan 6 – 1 jam 46 menit lalu

Konten Terkait

Liputan6.com, Manchester: Bos Manchester United Sir Alex Ferguson mengklaim klub-klub di Inggris tidak akan mampu menyamai permainan cantik ala Barcelona. Ferguson menyatakan hal itu dua hari setelah tim asuhannya dibenamkan Barcelona pada final Liga Champions di Wembley, Sabtu (28/5).

Ferguson bergabung dengan pasukannya dalam acara parade di atas bus dengan atap terbuka kemarin, Senin (30/5). Meski gagal menjuarai Liga Champions, The Red Devils mampu menjuarai liga Inggris untuk ke-19 kali yang memecahkan rekor milik Liverpool sebelumnya.

Menurut Ferguson, blueprint sepakbola di Inggris harus diubah. Satu filosofi yang harus dicontoh dari Barca yakni soal penanganan pemain muda.

Kami hanya diperkenankan menangani langsung pemain muda selama sejam dalam setengah minggu. Pelatih Barcelona bisa melakukannya setiap jam dan setiap hari jika mereka menginginkan. Filosofi itu begitu hebat dan akan sangat membantu pengembangan si pemain secara signifikan, ujar Ferguson yang tinm asuhannya dikalahkan Barca 1-3.

Di Barca, para pemain muda dilatih reguler oleh pelatih kepala yang dibantu sejumlah staf sejak usia dini. Inggris berbeda. Untuk usia 10 sampai 18 tahun, mereka hanya menerima program latihan dengan bimbingan langsung pelatih selama 2.000 sampai 3.000 jam. Sedangkan di Barca, pemain muda menerima program 8.000 jam.

Meski tidak segemerlap jika MU mampu mengalahkan Barca, Ferguson tetap antusias dalam parade kemarin. Satu komentar yang membakar semangat fans MU yakni, Apakah kalian menyaksikan perayaan ini Merseyside Merseyside merupakan kota metropolitan yang di dalamnya terdapat Liverpool.(DIM/Daily Mail)

Sepak Bola

29 Mei 2011 | 05:40 wib

Barcelona Juara Liga Champions 2010/2011

image

London, CyberNews. Barcelona akhirnya menjadi kampiun Liga Champions musim 2010/2011 usai secara gemilang (kembali) menaklukkan Manchester United dengan skor telak 3-1 di partai puncak Liga Champions yang dihelat di Wembley Stadium, Minggu (29/5) dinihari WIB. Kemenangan ini juga memupus mimpi Sir Alex Ferguson untuk membalas dendam.

Ini merupakan trofi Champions yang keempat bagi Barca dan menyamai raihan trofi milik Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam. Kemenangan ini juga menjadi yang kedua bagi Barcelona di tanah Wembley sejak tahun 1992 saat kompetisi masih bernama Piala Eropa dan venue masih old Wembley, The Twin Towers.

Bermain di ‘kandang’ lawan, justru tidak membuat Barcelona jeri. Malah sebaliknya mereka mendominasi permainan dan terus memberikan tekanan konstan ke kubu The Reds Devils. Puncaknya di menit 27, Pedro berhasil membuka skor setelah menerima umpan terobosan Xavi Hernandez.

Namun, keunggulan La Blaugrana tidak bertahan lama dan hanya berselang enam menit Wayne Rooney menghidupkan publik Wembley setelah berhasil membobol jala Victor Valdes usai bekerja sama dengan Ryan Giggs. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Diparuh kedua dominasi Barcelona tak juga mengendur dan terus memegang penuh kendali permainan. Menit 54, Lionel Messi membawa Barcelona berbalik unggul usai sepakannya dari luar kotak penalti tak kuasa diredam Van Der Sar. Messi pun sukses menyamai rekor gol terbanyak Champions milik Ruud Van Nistelrooy yang mampu mengemas 12 gol dalam semusim.

Derita MU tak berhenti sampai di situ. Di menit 68, David Villa makin mempertegas keunggulan Barcelona setelah sepakan terarahnya dari luar kotak penalti bersarang mulus di jala Van Der Sar. Gol ini sendiri diawali dengan koordinasi buruk lini belakang MU.

Di sisa waktu yang ada, Barca dengan gaya khasnya tetap mempertahankan penguasaan bola dengan sebaik mungkin. Bahkan statistik mencatat, Barcelona unggul 70 persen berbanding 30 persen dalam penguasaan bola. Skor 3-1 bertahan hingga wasit Viktor Kassai meniupkan peluit panjang. Barcelona pun resmi menjadi juara Liga Champions 2010/2011.

(Andika Primasiwi, GLCM/CN26)

Barcelona Memang Luar Biasa
Dibaca: 89935
|
Share:

BARCELONA memang luar biasa. Komentar itu pantas diberikan kepada klub Catalonia ini. Mereka tidak hanya memamerkan permainan cerdas dan efektif, tetapi juga menghiasi reputasinya dengan berbagai gelar.

Terlepas dari tuduhan bahwa pemainnya suka berlebihan jika ditekel lawan, Barcelona tetap menunjukkan sebagai tim hebat yang sulit dicari tandingannya. Wajar jika klub sebesar Manchester United (MU) dipaksa bertekuk lutut 1-3 di Stadion Wembley dalam final Liga Champions 2010-11, Sabtu atau Minggu (29/5/2011) dini hari WIB.

Ada banyak hal dari sisi “El Barca” yang pantas mendapat pujian. Secara tim, mereka memiliki sistem permainan yang sangat rapi. Hebatnya, sistem ini tak mudah dirusak oleh siapa pun dan dengan cara apa pun.

Pressing football yang diperagakan MU di awal pertandingan memang sempat membuat Barca kesulitan berkembang. Tetapi, hebatnya, dalam waktu singkat, Barca langsung mampu mengatasinya. Sistem dan gaya permainan Barca pun muncul semakin sempurna, yang memaksa MU untuk ganti bertahan. Statistik menunjukkan, Barca menguasai 68 persen permainan dan MU hanya kebagian 32 persen.

Permainan ini menjadi kuat karena didukung kekompakan yang tak kalah luar biasa. Semua pemain Barca seperti menyatu jiwa dan raga untuk bergerak, berpenetrasi, dan bertahan, tanpa harus diteriaki. Semua seolah berjalan secara otomatis meski dalam alur gerakan yang cepat.

Kekompakan itu juga didukung kemampuan dan keterampilan individu yang nyaris sempurna. Umpan, terobosan, kontrol bola, dan penyelesaian Barcelona sangat akurat dan rapi meski dalam tempo yang cepat. Ini yang membuat permainan Barcelona sangat efisien. Soal hal ini, rasanya Barca belum ada bandingnya. Pemain lawan pun kesulitan menahan gempuran Barcelona. Sebab, naluri dan gerak serangan mereka lebih cepat daripada naluri dan gerakan lawan dalam bertahan.

Ketenangan menjadi salah satu unsur kelebihan Barcelona. Ketika menguasai bola, mereka tak mudah panik oleh tekanan lawan sehingga, meski tertekan, mereka masih punya kemampuan berkelit, kemudian melepaskan diri entah dengan cara gocekan dan gerak tipuan, maupun dengan cara langsung mengumpan bola dengan cepat. Sehingga, serangan Barcelona tetap bisa mengalir.

Ini semua hanya bisa dilakukan dengan kecerdasan bermain yang tinggi. Dan, Barcelona memilikinya. Aktor utamanya adalah Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Lionel Messi. Namun, secara keseluruhan permainan Barca memang cerdas. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga berpikir. Mereka tidak hanya bergerak atau menendang, tetapi juga kreatif.

Soal mental, Barca bisa dikatakan sangat kuat. Para pemain bermain untuk mengejar kemenangan, tidak peduli siapa pun lawannya dan tampil di mana pun. Mereka juga tidak mudah terprovokasi dan memiliki pribadi-pribadi yang tenang, seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Villa, Carles Puyol, dan Gerard Pique. Kalaupun ada pemain yang suka meledak-ledak, itu adalah Daniel Alves dan Victor Valdes. Namun, itu pun masih dalam kontrol.

Barcelona selalu bekerja keras dan lapar gelar. Itu diungkapkan oleh striker David Villa, “Jika ingin tahu, kami tak pernah bersantai. Terus bekerja keras dan lapar gelar.”

Wajar jika muncul penilaian bahwa Barcelona adalah tim terbaik dekade ini. Sebab, mereka telah menunjukkan permainan menyerang yang menghibur dan mampu menyelesaikan misi dengan menjuarai beberapa gelar.

Sukses mereka menjuarai Liga BBVA dalam beberapa musim dan menjuarai tiga Liga Champions dalam lima tahun terakhir adalah bukti kuat.

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, pun mengakui kehebatan Barca. “Sepanjang karier saya menjadi manajer, Barcelona adalah lawan terberat. Mereka bermain sangat bagus dan menikmati sepak bola,” pujinya.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s